“Mobilitas ojol meningkat, dan mereka berperan sebagai pihak yang paling sering bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Kapolres.
Dengan adanya warung singgah, mereka juga dapat tetap menjaga stamina sekaligus berkoordinasi dengan cepat jika menemukan gangguan keamanan.
Jembatan Informasi Kamtibmas
Melalui warung ojol, proses penyampaian informasi dari lapangan berlangsung lebih cepat.
Kapolres menegaskan bahwa para driver ojol merupakan mata dan telinga tambahan bagi polisi di jalanan.
Mereka kerap menemukan peristiwa yang mungkin luput dari pantauan aparat.
Kehadiran ruang singgah ini membuat mereka lebih percaya diri untuk langsung melapor atau berdiskusi dengan jajaran polres.
Selain itu, Polres Ciamis juga terus mendorong pemanfaatan layanan 110 sebagai kanal pelaporan resmi yang dapat digunakan para pengemudi kapan saja.
Layanan gratis ini mempercepat respon kepolisian terhadap potensi gangguan.
“Kami berharap komunikasi yang semakin dekat ini membuat kolaborasi keamanan di Ciamis berjalan lebih kuat,” kata Kapolres.
Dengan fasilitas warung ojol, Polres Ciamis tidak hanya memberi ruang istirahat, tetapi juga membangun sistem komunikasi yang lebih manusiawi, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan mitra di lapangan.














