Ia menjelaskan bahwa kendaraan jenis compactor sangat dibutuhkan karena lebih efisien dalam menekan volume sampah.
“Kami belum punya mobil compactor. Dengan kendaraan ini, pengangkutan sampah jadi lebih efektif. Jika biasanya butuh beberapa dump truck, dengan compactor cukup satu kali angkut,” tambahnya.
Keputusan berani ini mendapat apresiasi dari masyarakat Tasikmalaya, yang berharap langkah tersebut bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam memprioritaskan kebutuhan publik.
Sementara itu, pihak Pemkot Tasikmalaya memastikan bahwa pengalihan anggaran ini tidak akan mengganggu operasional pemerintahan, melainkan justru memberikan manfaat langsung bagi kebersihan dan kenyamanan kota.***
Jurnalis: Noerhaeni














