Wagub Jabar kemudian mendesak agar polisi bergerak cepat menangani kasus ini.
Menurutnya, proses hukum yang tegas dapat memberikan efek jera agar tidak ada lagi pihak yang berani menghina suku mana pun di Indonesia.
“Kita ingin tahu ketika ditangkap, apa yang akan dia lakukan. Saya berharap polisi segera menangkap, memproses, dan memberi efek jera supaya tidak ada lagi yang menghina suku,” tegas Erwan.
Ia juga menegaskan bahwa Indonesia berdiri di atas keberagaman yang harus dijaga bersama.
“Suku apa pun Sunda, Jawa, Batak, dan lainnya semua harus saling menghormati. Kita berada di NKRI, dan kita harus menjaga itu,” ucapnya.
Erwan mengingatkan bahwa masyarakat kita hidup berdampingan dengan berbagai suku, bahkan dalam satu keluarga pun bisa terdapat perbedaan etnis.
Wagub Jabar Minta Resbobb Segera Ditangkap
Terakhir, ia menyampaikan kekhawatiran bahwa jika polisi tidak bertindak cepat, situasi bisa melebar dan memicu konflik horizontal.
“Saya yakin polisi akan segera menangkap orang tersebut. Karena kalau tertangkap oleh orang Sunda, akan lain ceritanya. Ini bisa melebar, bisa perang antarsuku. Jangan sampai itu terjadi.”
Pernyataan tegas Wakil Gubernur Jabar ini menambah tekanan publik terhadap penanganan kasus Resbobb.
Kini perhatian tertuju pada langkah kepolisian dalam merespons desakan yang semakin besar dari berbagai pihak.














