3.600 rumah rusak berat
Kemudian, 2.100 rumah rusak sedang
Lalu, 3.700 rumah rusak ringan
Sementara itu, sekolah menjadi fasilitas umum paling terdampak dengan kerusakan mencapai 42,5 persen.
Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal sekaligus kehilangan ruang aman bagi anak-anak.
Kerusakan jembatan yang mencapai 39,34 persen juga memperlambat upaya pencarian dan evakuasi korban jiwa yang belum ditemukan.
Data Pengungsian Masih Error
Pada halaman dashboard, kolom Jumlah Mengungsi menampilkan keterangan “kesalahan sumber data”. Kondisi ini membuat informasi tentang penyintas belum dapat dipastikan jumlah pastinya.
Hingga dini hari, proses pencarian dan evakuasi korban jiwa masih berlangsung.
Tim gabungan dari BNPB, BPBD, TNI–Polri, Basarnas, serta relawan terus masuk ke wilayah paling terdampak.
Lokasi yang terisolasi menjadi prioritas utama karena berpotensi masih ada korban yang belum ditemukan.
BNPB menegaskan pembaruan data korban jiwa akan dilakukan berkala sesuai perkembangan lapangan.














