banner 720x220
News  

Update Terbaru BNPB: Korban Jiwa Bencana Sumatera–Aceh Tembus 744 Orang

Foto: tangkapan layar Dashboard Geoportal Bencana Indonesia, BANSORSUMATERA 2025
Foto: tangkapan layar Dashboard Geoportal Bencana Indonesia, BANSORSUMATERA 2025

Jakarta,Kondusif.com,-, Jumlah korban jiwa akibat rangkaian bencana di Sumatera-Aceh terus bertambah. Data terbaru BNPB yang dirilis melalui Dashboard Geoportal Bencana Indonesia, BANSORSUMATERA 2025 pada Rabu (3/12/2025) pukul 01.00 WIB menunjukkan situasi yang semakin mengkhawatirkan.

Dalam pembaruan tersebut, 744 warga dilaporkan meninggal dunia di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Update Data Bencana Sumatera dan Aceh, 744 Meninggal, 551 Masih Hilang

Angka korban meninggal membuat bencana ini masuk kategori dengan dampak korban jiwa terbesar dalam beberapa tahun terakhir di wilayah Sumatera.

Selain korban meninggal, BNPB mencatat 551 jiwa masih hilang. Tim gabungan masih menyisir wilayah sulit akses, terutama yang terputus akibat jembatan rusak dan longsor.

Situasi ini memperbesar kemungkinan perubahan data setiap jam.

Update Data Bencana Sumatera Lebih dari 2.600 Warga Luka-Luka

Data juga menunjukkan lebih dari 2.600 warga mengalami luka-luka.

Banyak korban yang belum mendapatkan perawatan optimal karena fasilitas kesehatan di beberapa daerah ikut terdampak.

Kerusakan pada 1,18 persen fasilitas kesehatan membuat pelayanan medis harus dipusatkan di titik aman.

Petugas medis dan relawan dikerahkan untuk membuka layanan darurat di area yang masih aman dijangkau.

Bencana Meluas dan Memukul 3,3 Juta Penduduk

Selain tingginya korban jiwa, BNPB mencatat 3,3 juta penduduk terdampak.

Sekitar 50 kabupaten dan kota masuk kategori area terdampak langsung.

Mobilisasi bantuan tidak mudah karena kerusakan terjadi serentak di jalur barat dan utara Sumatera.

Dampak terbesar dirasakan oleh wilayah pesisir, tempat sebagian besar korban jiwa ditemukan.

Kerusakan Rumah dan Fasum Perparah Situasi

Kerusakan hunian turut memperburuk kondisi para penyintas. BNPB mencatat:

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *