banner 720x220
News  

Dosen dan Mahasiswa Galuh Ukir Prestasi Nasional hingga Internasional di Wisuda ke-43

Sebanyak 39 dosen juga lolos hibah penelitian dan pengabdian masyarakat nasional dengan total dana lebih dari Rp 2 miliar.

“Pendanaan meningkat 68 persen dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan semangat riset di Galuh terus tumbuh,” jelasnya.

Selain itu, Universitas Galuh juga menjadi inisiator konservasi dan pengembangan kawasan perbatasan “Kunci Bersama” untuk membantu masyarakat sekitar.

Tak hanya itu, dua dosen Galuh juga meraih pendanaan Rp 215 juta untuk kegiatan kolaborasi mahasiswa berdampak sosial.

Kampus ini juga meraih peringkat 3 nasional kategori media sosial dalam ajang Anugerah Humas Diktisaintek 2025.

Lulusan Galuh Tembus Dunia Internasional

Kemudian, mahasiswa Galuh terus menunjukkan kiprah globalnya.

Tercatat, mahasiswa Faperta dan Fikes telah menjalani program magang ke Jepang hingga empat batch dengan lebih dari 15 peserta.

Sementara dari FKIP, mahasiswa Repita Wulansari menjalani PLP Internasional di Thailand pada awal 2023.

“Ini bukti bahwa mahasiswa Galuh berdaya saing global,” ujar Rektor.

Cetak Wisudawan Terbaik Berprestasi

Sebagai bentuk apresiasi, Universitas Galuh menobatkan beberapa wisudawan terbaik dari berbagai program studi.

Di antaranya Larasti Fatona (Pendidikan Matematika) dengan IPK 3,97 dan Sufi Anah Hamidayati (Magister Hukum) dengan IPK 3,95.

Rektor berharap para wisudawan ini menjadi teladan bagi mahasiswa lain dan tetap menjunjung nilai Kagaluhan dalam setiap langkah.

Menuju Smart Campus dan Indonesia Emas

Menutup sambutannya, Prof. Dadi menyampaikan tekad kuat untuk menjadikan Universitas Galuh sebagai kampus konservasi dan budaya berbasis digitalisasi atau Smart Campus.

“Universitas Galuh terus bertransformasi. Kami ingin melahirkan pemimpin beretika yang menyalakan cahaya perubahan menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *