Pada Selasa pagi, Israel kembali melancarkan gelombang serangan udara yang menghancurkan ketenangan relatif di wilayah tersebut sejak gencatan senjata diberlakukan pada 19 Januari.
Sebagai tanggapan, Hamas mengklaim telah menembakkan roket ke Tel Aviv pada Kamis (21/3), sebagai bentuk perlawanan terhadap meningkatnya jumlah korban sipil. Israel, di sisi lain, mengumumkan bahwa mereka telah menutup rute utama yang menghubungkan bagian utara dan selatan Gaza, seraya memperluas operasi darat yang telah mereka lanjutkan sejak Rabu (19/3).
Ketegangan di Gaza terus meningkat, dengan kedua belah pihak saling melancarkan serangan. Situasi ini menandai babak baru dalam konflik berkepanjangan yang terus memakan banyak korban, terutama dari kalangan sipil.














