KBRI di Abuja.
Kedutaan Besar Tiongkok di Gabon.
Perusahaan IB Fish.
Hingga komunitas masyarakat Tiongkok di Lagos.
Kolaborasi multidimensi inilah yang menjadi kunci utama hingga para perompak bersedia melepaskan tawanan mereka.
Begitu menginjakkan kaki di Lagos, Nigeria pada Jumat (6/3/2026), raut kelegaan terpancar dari wajah para ABK.
Meski tampak kelelahan, mereka langsung mendapatkan penanganan medis di fasilitas penampungan yang aman.
”Saat ini, prioritas utama kami adalah memastikan kondisi fisik dan psikis mereka pulih sepenuhnya pasca-pembebasan sebelum nantinya dipulangkan ke tanah air,” tulis keterangan resmi instagram puspen TNI.
Kini, keempat pahlawan devisa tersebut tengah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
Langkah ini sangat penting untuk memastikan mereka benar-benar siap secara fisik untuk kembali berkumpul bersama keluarga di Indonesia yang sudah lama menanti dengan cemas.














