“Kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Sukamulya, yang telah bekerja keras dan berpartisipasi aktif. Hasil pembangunan ini harus dijaga dan dimanfaatkan bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan hasil pembangunan yang telah dicapai agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Saya berharap seluruh hasil TMMD ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan akses ekonomi masyarakat, serta memperkuat konektivitas antar wilayah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat dalam program TMMD menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong di Tatar Galuh.
“Kalaulah kita nilai, dari keterlibatan masyarakat selama TMMD ke-126 Tahun 2025 kemarin bisa mencapai angka Rp200 juta. Ini menjadi bukti budaya gotong royong antara masyarakat, pemerintah dan TNI yang masih kuat,” ungkapnya.
“Gotong royong harus terus kita jaga sebagai budaya, karena dari situlah kekuatan pembangunan lahir,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ciamis, jajaran TNI dan Polri, perangkat daerah terkait, unsur kecamatan dan desa, serta tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan berita acara sebagai bentuk legalitas penyerahan hasil kegiatan, serta penyerahan kunci secara simbolis kepada penerima manfaat sebagai wujud nyata keberhasilan program pembangunan desa melalui TMMD.***
Penulis: Hasna Ismie Lutfiyah














