Karena itu, Herdiat menegaskan bahwa pengawasan terhadap putra-putri tidak bisa hanya diserahkan kepada sekolah. Peran orang tua di rumah dinilai sangat krusial karena anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.
“Jangan hanya mengandalkan sekolah. Waktu anak lebih banyak di rumah bersama orang tua. Di sinilah peran pengawasan itu sangat penting,” katanya.
Melalui kegiatan Tarawih Keliling tersebut, Bupati berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya membangun ketahanan keluarga di era digital, agar generasi muda Ciamis dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif.
Bupati Ciamis Serahkan Bantuan Rutilahu Saat Tarling
Dalam momentum tarling tersebut Bupati juga berkesempatan menyerahkan bantuan Rutilahu Kepada empat orang warganya dimana 2 diantaranya merupakan warga Desa Bayasari Kecamatan Jatinagara, yaitu
Eman, warga Dusun Wetan RT 002/RW 002 Desa Bayasari dan Ihin Solihin, warga Dusun Kulon RT 007/RW 001 Desa Bayasari, Kecamatan Jatinagara.

Dua penerima lainnya juga merupakan warga yang berada di wilayah eks-kewadanaan Kawali dengan telah melalui proses verifikasi sesuai kriteria program Rutilahu.
Diketahui bantuan untuk rutilahu tersebut bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB dan BPR Karya Utama Jabar Perseroda, dengan nominal Rp20 juta per unit guna perbaikan rumah agar lebih layak, aman, dan nyaman dihuni.
Bantuan tersebut beliau serahkan sebelum agenda Tarling, Bupati menyempatkan diri meninjau langsung kondisi rumah warga sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.***














