Kondisi di lapangan menunjukkan eskalasi yang mengkhawatirkan:
Rumah Terendam: Debit air yang meningkat drastis menyebabkan air mulai merendam rumah-rumah warga.
Evakuasi Mandiri: Warga diinstruksikan untuk segera meninggalkan kediaman mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kebutuhan Mendesak: Tim Tagana mendesak para relawan untuk segera menyiagakan perahu karet guna mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah.
”Air terus masuk ke area pemukiman. Mohon relawan segera siagakan perahu, dikhawatirkan ada warga yang harus dievakuasi,” tegas Baehaki saat melaporkan situasi dari tengah genangan air.
Hingga saat ini, koordinasi antara pihak kepolisian, Tagana, dan relawan setempat masih berlangsung ketat guna mencegah jatuhnya korban jiwa.
Masyarakat di sepanjang jalur aliran Sungai Citalahab dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.














