Menurutnya, keberadaan peserta dari berbagai latar belakang ini membuktikan bahwa semangat mendekatkan diri kepada Allah SWT bersifat universal.
Selain memotivasi para orang tua, Bupati juga berpesan agar momentum Ramadan ini menjadi wasilah atau jalan bagi masyarakat Tatar Galuh untuk terus berproses memperbaiki diri.
Ia berharap bekal ilmu yang didapat mampu menjadi manfaat, setidaknya bagi diri sendiri dan keluarga.
Integrasi Hingga Tingkat Desa
Selanjutnya, H. Wan Arif menjelaskan bahwa kegiatan di tingkat kabupaten ini hanyalah bagian dari gerakan yang lebih besar.
Berdasarkan edaran Bupati, Pesantren Ramadan serupa juga berlangsung serentak di tingkat kecamatan, desa, hingga setiap sekolah di Kabupaten Ciamis.
”Kami bekerja sama dengan berbagai unsur, mulai dari Kemenag hingga remaja masjid, untuk memastikan pembinaan keimanan dan akhlak mulia ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tutur Wan Arif dalam laporannya.
Melalui keberagaman peserta ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap ukhuwah Islamiyah semakin kuat.
Di sisi lain, pelibatan jurnalis diharapkan mampu mendorong peran media dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan dan mendidik bagi warga Ciamis selama bulan suci.
Acara pembukaan tersebut diakhiri dengan pesan santun dari Bupati mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Mulai dari kawasan Islamic Center hingga halaman rumah masing-masing, sebagai bentuk cerminan masyarakat yang religius dan beradab.














