Selain urusan infrastruktur, Brimob tetap menjadi tumpuan utama Polri dalam menangani situasi berisiko tinggi.
Sepanjang 2025, sebanyak 1.951 personel difokuskan untuk Operasi Damai Cartenz serta pengamanan hari raya besar nasional.
Komjen Fadil juga menyoroti peran penting Brimob dalam mengawal berbagai agenda internasional.
Ribuan personel dikerahkan untuk memastikan kunjungan diplomatik dan konferensi tingkat tinggi berjalan aman, demi menjaga citra Indonesia di mata dunia.
Di sisi penegakan hukum, Korps Brimob mencatat keberhasilan besar dalam menindak sindikat senjata ilegal dan operasi anti-narkoba.
Ketegasan ini dilakukan secara pararel dengan aksi kemanusiaan di berbagai lokasi bencana alam.
Mulai dari evakuasi pendaki di Gunung Rinjani hingga penanggulangan bencana di Aceh dan Sumatera Barat, Brimob hadir sebagai respons cepat negara.
“Kami pastikan Indonesia tetap menjadi tempat yang aman bagi warga maupun komunitas internasional,” pungkasnya.














