“Ini bukan tugas Dinas Pendidikan semata, tapi tanggung jawab kita semua. ATS berdampak langsung pada indeks pembangunan manusia (IPM),” ujarnya.
Erwan mengungkapkan, melalui program Inovasi Masyarakat Gemar Sekolah (Imas Gemas), sekitar 11.000 anak telah berhasil kembali mengenyam pendidikan lewat jalur PKBM. Sisanya, sekitar 5.000 anak masih terus didorong untuk bisa terlayani hingga awal 2026.
Strategi penanganan ATS antara lain integrasi data antar-OPD, peningkatan akses pendidikan berbasis lokalitas, bantuan sosial ekonomi untuk keluarga rentan, serta evaluasi berkala.
Pemkab Ciamis menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada satu pun anak tertinggal dari hak dasar pendidikan, sebagai investasi jangka panjang membangun masa depan daerah dan bangsa.***
Reporter: HN365














