”Tahun-tahun sebelumnya, partisipasi tim putri sangat minim. Namun saat ini, perkembangannya luar biasa signifikan. Ini membuktikan bahwa pembinaan di sekolah-sekolah berjalan sangat baik,” ungkap perwakilan Disbudpora Ciamis.
Pemerintah berkomitmen terus memfasilitasi sarana dan prasarana.
Termasuk memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk merasakan atmosfer bertanding di Stadion Galuh sejak babak delapan besar.
Dukungan ini diharapkan mampu melahirkan bibit nasional yang bisa mengharumkan nama Ciamis di kancah internasional.
Perjalanan Panjang Menuju Podium Juara
Ketua Panitia Pelaksana, Adang, memaparkan bahwa turnamen edisi ke-19 ini diikuti oleh ratusan pelajar.
Tercatat sebanyak 53 tim tingkat SMP/MTs, 35 tim SMA/SMK, serta 9 tim putri turut memeriahkan kompetisi yang telah dimulai sejak akhir tahun 2025 di Lapangan Eks Zipur tersebut.
”Setelah melewati babak penyisihan grup yang sengit dan sistem gugur di babak 32 besar, tim-tim terbaik akhirnya bertemu di partai puncak. Final SMP digelar hari ini, Jumat (6/2), sementara untuk tingkat SMA akan kami selenggarakan pada Senin (9/2) mendatang,” jelas Adang.
Panitia berharap, keberlanjutan Tutwuri Handayani Cup terus mendapat dukungan dari seluruh stakeholder dan sponsor.
Dukungan penuh dari orang tua juga dianggap menjadi kunci utama agar anak-anak dapat mengembangkan bakat sekaligus menjaga kebugaran fisik melalui olahraga prestasi ini.














