Deteksi Dini: Memantau gerak-gerik mencurigakan di titik-titik vital pusat perbelanjaan.
Sambil menyisir lorong-lorong pertokoan, para petugas tak henti-hentinya mengingatkan warga agar tidak lengah terhadap barang berharga seperti dompet, tas, dan ponsel.
“Kejahatan seringkali terjadi bukan hanya karena ada niat, tapi karena adanya kesempatan,” menjadi pesan utama yang mereka gaungkan kepada setiap pengunjung.
Tak hanya itu, para pedagang pun diajak untuk menjadi “mata dan telinga” kepolisian.
Jika menemukan hal yang mencurigakan, mereka diminta untuk segera melapor kepada petugas terdekat agar potensi gangguan keamanan bisa segera diredam.
Melalui aksi jemput bola ini, Polres Tasikmalaya Kota berharap kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keamanan dapat meningkat.
Kehadiran Polwan di tengah publik terbukti efektif memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku tindak pidana.
Alhasil, suasana belanja yang nyaman dan kondusif pun tetap terjaga di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.














