Setiap bahan pangan harus melewati pemeriksaan ketat agar layak konsumsi bagi siswa.
“Setiap bahan kami cek fisik, aroma, dan kualitasnya. Pengawasan harian juga melibatkan pihak puskesmas dan yayasan,” tambah Ayub.
Ia berharap program ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak di wilayah lain.
“Gizi seimbang adalah pondasi anak-anak untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil Manonjaya Kapten Inf. Dedi Supriatna mengapresiasi peluncuran SPPG sebagai upaya nyata dalam mendukung pemenuhan gizi dan pencegahan stunting di masyarakat.
“Program ini sangat bagus karena menyentuh kebutuhan dasar anak-anak. TNI siap mendukung agar generasi muda tumbuh sehat dan kuat,” pungkasnya.
Wartawan: Heni / Kondusif.com














