“Jumlah pendaftar pada jalur domisili mencapai 224 siswa, melebihi kuota 150 yang kami ajukan. Sekolah juga menerima limpahan sekitar 24 kuota dari sekolah lain. Tapi, sistem pusat yang menentukan diterima atau tidaknya siswa,” terang Ida, Sabtu (21/6/2025).
Lanjut Tahap 2: Jalur Prestasi
Lebih lanjut, SPMB tahap kedua dijadwalkan dibuka mulai 24 Juni hingga awal Juli 2025, khusus melalui jalur prestasi.
Kemudian, seleksi tahap ini akan dilengkapi tes standar numerasi dan literasi yang digelar pada 3–4 Juli 2025.
“Jika ada siswa yang tidak memiliki perangkat tes, kami siapkan komputer di sekolah. Peran kami hanya sebagai fasilitator untuk memfasilitasi tes berbasis sistem,” ujar Ida.
Meski tahap pertama berjalan lancar, Ida juga mengakui adanya kendala teknis, terutama terkait gangguan koneksi internet selama proses pendaftaran daring.
Hal ini juga menjadi perhatian pihak sekolah agar pelaksanaan ke depan dapat lebih optimal.
“Kami berharap sistem pusat makin stabil dan masyarakat mendapatkan edukasi lebih lengkap soal tata cara pendaftaran daring,” pungkasnya.
Dengan tingginya minat siswa dan kesiapan sistem seleksi berbasis prestasi, SMAN 1 Manonjaya menunjukkan kualitas sebagai sekolah favorit di wilayah Tasikmalaya Timur.














