Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang seleksi bagi siswa berbakat yang akan mewakili sekolah ke tingkat kabupaten dan provinsi.
Prestasi siswa SMPN 1 Manonjaya terus meningkat. Tahun ini mereka berhasil meraih juara lomba FPBI dan juara 1 kategori favorit LKBP tingkat Jawa Barat.
“Semua ini hasil kerja keras guru, dukungan orang tua, dan semangat luar biasa anak-anak kami,” tutur Supratman penuh syukur,” ucapnya.
Implementasi Nyata Merdeka Belajar
Pengawas Pembina Wilayah Manonjaya, Azab, S.Pd., juga memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan tersebut.
Menurutnya, pentas seni dan kreativitas siswa merupakan bentuk nyata penerapan konsep Merdeka Belajar yang memberi ruang bagi peserta didik untuk berekspresi.
“Kegiatan ini bukan hanya menyalurkan bakat, tetapi juga membentuk karakter siswa agar siap menghadapi kehidupan bermasyarakat,” ungkap Azab.
Ia menambahkan, kegiatan berbasis budaya lokal seperti ini mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap adat dan nilai-nilai Sunda yang luhur.
28 Jenis Lomba dan Tema Unik Karya Siswa
Ketua Pelaksana kegiatan, Jono Sujono, S.Pd., menjelaskan bahwa acara berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan 28 jenis lomba dan pameran karya seni siswa kelas IX.
Beragam tema menarik diangkat, mulai dari budaya lokal, Toy Story, laut dan lingkungan, hingga Dapur Sunda. Semua menggambarkan kreativitas dan imajinasi siswa.
“Kami berterima kasih kepada guru, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung hingga kegiatan ini sukses,” ujarnya.
Jono berharap kegiatan tahun depan bisa lebih meriah dan memberi manfaat lebih luas bagi siswa dan masyarakat sekitar.














