Menariknya, sumber dana kegiatan ini murni mengandalkan ketulusan. Pihak sekolah tidak mematok nominal tertentu.
Infak mengalir secara sukarela dari para guru, keluarga besar sekolah, hingga orang tua siswa.
Para siswa pun terlibat langsung dalam pengelolaan dana tersebut, sehingga mereka belajar transparansi sejak dini.
Menebar Berkah di Tengah Hujan
Berbagai organisasi kesiswaan seperti Paskibra, Pramuka, dan PMR turut terjun langsung mengatur jalannya pembagian takjil.

Kehadiran mereka di pinggir jalan memberikan warna tersendiri bagi masyarakat yang sedang melintas di tengah rintik hujan.
Asep berharap, kegiatan rutin ini membawa dampak positif jangka panjang bagi identitas sekolah.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, NESATMA semakin berkah. Kami berharap anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah, serta setiap tangan yang membantu mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT,” pungkasnya.














