Mereka mengaku sebelumnya mengonsumsi menu nasi dengan lauk ayam, tahu, timun, serta buah jeruk.
Diduga Berasal dari Menu MBG
Menurut data lapangan, dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) menyalurkan sekitar 3.940 porsi makanan bergizi gratis pada hari kejadian.
Hidangan tersebut dibagikan untuk pelajar SD, SMP, SMA hingga SMK.
Namun, sejauh ini belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab pasti kejadian, dan dugaan keracunan masih dalam tahap penyelidikan.
Respons Pemerintah Daerah
Peristiwa ini juga menjadi perhatian Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Alayubi.
Ia langsung menginstruksikan pemerintah kecamatan serta tenaga medis untuk menangani korban secepat mungkin.
“Informasi yang kami terima memang ada kejadian dugaan keracunan di Cipatujah. Saya sudah tugaskan jajaran terkait agar bekerja maksimal,” tegas Asep.
Asep mengingatkan, kasus ini harus dievaluasi secara serius.
Ia menekankan perlunya perbaikan standar dalam pelaksanaan program MBG sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
“Arahan Pak Gubernur jelas, semua pihak harus memperkuat standar pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Heni | Kondusif.com














