“Anak-anak sangat antusias, mereka berasal dari kelas 5 dan 6. Dari tadi sudah tidak sabar menunggu rombongan kirab melintas,” ungkap Ahmad, salah satu guru yang ikut mengawal siswa.
Kirab Merah Putih di Panjalu bukan hanya sekadar prosesi seremonial, melainkan wujud nyata kecintaan masyarakat terhadap tanah air.
Simbol Merah Putih yang berkibar di tangan anak-anak sekolah menjadi pengingat bahwa generasi muda lah yang akan melanjutkan estafet perjuangan bangsa.
Semarak kegiatan ini juga sekaligus meneguhkan Desa Panjalu sebagai Kampung Pancasila, tempat di mana nilai-nilai persatuan.
Kemudian, toleransi, dan gotong royong terus dipelihara demi membangun bangsa yang lebih kuat dan bermartabat.














