Menurutnya, kepolisian memikul tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat dalam sektor pangan demi kesejahteraan bersama.
”Kami ingin Polri hadir sebagai solusi. Melalui sinergi dengan kelompok tani ini, kami berharap dapat mendorong kemandirian pangan khususnya di wilayah Kecamatan Arjasari,” ujar Kompol Asep Dedi.
Harapan pada Masa Panen
Jika proses pertumbuhan berjalan lancar, jagung hibrida ini diprediksi akan memasuki masa panen pada 2 Mei 2026 mendatang. Estimasi hasil panen diperkirakan mencapai ±1,2 kuintal jagung pipil.
Selain memperkuat stok pangan daerah, hasil panen juga diharapkan mampu mendongkrak roda perekonomian para petani setempat.
Langkah ini juga menjadi bukti nyata kemitraan yang solid antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program strategis pemerintah pusat.














