banner 720x220
News  

​Siap Pensiun Dini, Pap Unya Jawab ‘Keluhan’ Bupati Herdiat Soal Kosongnya Kursi Wabup Ciamis

Keterangan foto: Rusna Apriatna pria yang akrab disapa Pap Unya, Gubernur di komunitas sosial Doervoer 100% Ulin.
Keterangan foto: Rusna Apriatna pria yang akrab disapa Pap Unya, Gubernur di komunitas sosial Doervoer 100% Ulin.

​”Kalau kami kemarin baca, mekanisme dari Kementerian Dalam Negeri sudah ada. Jadi kata-kata apalagi untuk alasan ke masyarakat,” ujar Pap Unya.

​Siap Mundur dari Jabatan “Gubernur”

​Sebagai bukti keseriusannya, Pap Unya menyatakan rela meninggalkan jabatan tertingginya di komunitas Doervoer jika memang masyarakat dan mekanisme memungkinkannya memimpin Ciamis.

​”Kalau tidak ada calon bupati dan tidak ada yang mau mencalonkan bupati (wakil), saya siap untuk jadi Wakil Bupati biar saya pensiun dini,” tegasnya.

​Terkait jabatannya sebagai pimpinan Doervoer 100% Ulin, ia juga mengaku ikhlas melepasnya demi kepentingan yang lebih besar bagi warga Galuh.

​”Kami dengan rela akan mundur dari jabatan sebagai gubernur (Doervoer). Padahal gubernur itu jabatan tertinggi di komunitas kami. Tapi untuk masyarakat Ciamis, jabatan itu akan saya simpan supaya ada Wakil Bupati. Rakyat sudah rindu adanya pengganti almarhum Pak Yana,” tambahnya.

​Menanti Langkah Partai Politik

​Meski bola kini berada di tangan partai politik sebagaimana ditegaskan Bupati Herdiat.

Munculnya sosok dari unsur non-partai seperti Pap Unya juga memberikan warna baru dalam dinamika politik di Ciamis.

​Kini masyarakat juga menanti, apakah partai pengusung akan segera memproses nama-nama calon demi memenuhi kebutuhan fungsional pemerintahan yang sempat dikeluhkan oleh Bupati Herdiat demi melayani 1 juta jiwa lebih penduduk Ciamis.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *