banner 720x220
News  

Sengkarut Data PBI: Alasan Ciamis ‘Cuci Gudang’ Penerima Bantuan Iuran

Ribuan data kepesertaan gugur secara otomatis karena ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan data administrasi kependudukan di pusat.

Ketidaksinkronan inilah yang memaksa sistem melakukan “pembersihan” besar-besaran agar anggaran negara tidak menguap pada sasaran yang salah.

​Operasi Bersih-bersih Lewat SIKS-NG

​Enggan membiarkan warga miskin kehilangan proteksi kesehatan, Pemkab Ciamis kini melancarkan operasi pembaruan data secara masif.

Herdiat menginstruksikan “pengeroyokan” verifikasi data yang melibatkan pemerintah desa, kelurahan, Dinas Sosial, hingga para pendamping sosial.

​Sebagai senjata utama, Pemkab Ciamis mengandalkan aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) milik Kementerian Sosial.

Targetnya satu: memastikan setiap data yang masuk benar-benar tervalidasi secara faktual dan digital.

​Efek Samping: Menjaga Nafas Makan Bergizi Gratis

​Langkah berani membenahi data ini juga disebut-sebut berkaitan erat dengan efektivitas program kesejahteraan lainnya, termasuk Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang bergulir.

Herdiat menyadari bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program MBG tidak bernasib sama dengan sengkarut PBI.

​“Pembaruan data terpadu ini adalah langkah strategis. Kami ingin bantuan sosial lebih tepat sasaran, akuntabel, dan benar-benar menjadi jaring pengaman bagi mereka yang paling membutuhkan,” pungkasnya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *