Langkah serupa juga dilakukan oleh SMPN 3 Ciamis. Kepala sekolahnya, Hj. Ratna Komara, mengonfirmasi bahwa pihaknya turut mengembalikan menu MBG karena alasan yang sama.
“Ayam untuk menu soto kemarin tercium bau tidak segar. Kami khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, jadi dikembalikan,” jelas Ratna.
Ratna menyebutkan, terdapat sekitar 580 paket makanan yang dikembalikan dari total siswa yang hadir pada hari itu.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut murni untuk menjaga keamanan dan kenyamanan konsumsi siswa.
“Pihak SPPG Pawindan juga sudah sigap. Mereka menyatakan siap mengganti menu di hari lain,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak media belum memperoleh keterangan resmi dari pihak SPPG Pawindan selaku penyedia MBG terkait peristiwa pengembalian menu tersebut.
Namun, baik Kepala SMPN 2 Ciamis maupun Kepala SMPN 3 Ciamis menegaskan bahwa pihak SPPG telah merespons cepat dan berkomitmen mengganti menu yang berbau dengan menu kering.














