“Bangunan seperti wahana tidak bisa dibongkar sembarangan. Contohnya bianglala, harus ada alat khusus dan dikerjakan oleh ahlinya. Apalagi di sini banyak konstruksi besi dan posisinya dekat sungai. Kalau asal bongkar, malah bisa menutupi aliran air,” tambah Ade.
Target Pembongkaran Hibisc Fantasy Rampung Akhir Maret
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menargetkan pembongkaran Hibsc Fantasy selesai pada 27 Maret 2025. Hingga saat ini, dari 25 bangunan yang tidak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sebagian sudah mulai dibongkar.
“Pembongkaran Hibisc Fantasy dilanjutkan besok. Setelah bangunan diratakan, kami juga akan menata kembali sisa materialnya karena area ini nantinya akan ditanami kembali,” jelas Ade.
Meskipun menghadapi banyak tantangan, Satpol PP memastikan pembongkaran tetap berjalan sesuai prosedur dan aman bagi lingkungan sekitar.














