Ia mengajak kaum perempuan untuk menjadikan Ramadan sebagai ajang “naik kelas” secara spiritual dan sosial.
”Perempuan memiliki peran sentral dalam membangun keluarga yang kokoh dan lingkungan yang harmonis. Saya mengajak seluruh Muslimah untuk lebih aktif, perkuat kepedulian, dan terus jaga akhlakul karimah dalam keseharian,” pesannya dengan penuh semangat.
Apresiasi dari Masyarakat
Gerakan spontan ini pun menuai respons hangat.
Banyak pengendara yang sengaja menepi sejenak, memberikan jempol dan ucapan terima kasih atas inisiatif tersebut.
Kehadiran Fatayat NU di tengah jalan sore itu seolah menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial masih tumbuh subur di tengah hiruk-pikuk kesibukan warga.
Melalui aksi ini, PAC Fatayat NU Cikoneng berharap virus kebaikan ini terus menular.
Harapannya, semangat berbagi tidak berhenti setelah paket takjil habis, namun terus mengalir dalam bentuk kolaborasi sosial lainnya demi kemaslahatan umat.














