Suasana khidmat juga terasa saat bantuan logistik berupa ratusan kilogram beras, telur, dan mi instan diserahkan secara simbolis.
Bagi pihak Lapas, bulan Ramadan bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga ibadah sosial (kesalehan sosial).
Tak hanya petugas, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga dilibatkan mereka tampak antusias membersihkan sisa lumpur dan sumur warga.
Bagi mereka, ini adalah kesempatan untuk “membersihkan diri” sebelum memasuki bulan puasa dengan cara membantu sesama yang sedang kesulitan.
James juga berharap, melalui bakti sosial menyambut Ramadan ini, hubungan silaturahmi antara Lapas Ciamis dan masyarakat sekitar semakin erat.
“Harapan kami, bantuan dan kerja bakti ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Inilah kontribusi nyata kami bahwa Lapas hadir untuk membawa kemanfaatan,” pungkasnya.














