5. Masjid Besar Kecamatan Cisaga
Selain mengecek kebersihan tempat ibadah, tim juga memvalidasi kesiapan fasilitas penunjang seperti area istirahat, toilet, hingga ketersediaan air bersih.
Upaya ini bertujuan agar masjid bukan sekadar tempat salat, melainkan oase yang nyaman dan aman bagi musafir yang kelelahan.
Dalam sela-sela peninjauan, Komar Ismail menegaskan bahwa program MRP merupakan manifestasi nyata dari kehadiran negara di tengah masyarakat.
”Kami ingin Masjid Ramah Pemudik benar-benar hadir memberikan manfaat nyata. Masjid harus menjadi ruang yang humanis; tempat para pemudik bisa melepas lelah dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Komar.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa monitoring ini adalah kunci untuk menjaga standar layanan tetap tinggi selama musim mudik berlangsung.
Dengan pengawasan ketat, Kemenag memastikan setiap posko di masjid berfungsi optimal sesuai semangat Kemenag Berdampak.
Melalui langkah ini, Kemenag Ciamis berharap para pemudik yang melintasi Tatar Galuh merasakan keramahan dan pelayanan yang responsif.
Kehadiran masjid sebagai pusat layanan publik diharapkan mampu meningkatkan kualitas perjalanan mudik tahun ini, sekaligus memperkokoh peran Kemenag dalam melayani umat secara konkret.














