Program Hot MakNyus berhasil menarik 1.233 peserta yang mengunggah struk pembayaran pajak 10 persen dari restoran, rumah makan, dan kafe sejak peluncurannya pada Juli 2025.
Semua peserta berhak mengikuti undian berhadiah.
Total ada 86 hadiah yang dibagikan kepada wajib pajak dan peserta program digital.
Hadiah itu meliputi 49 smartphone, 6 lemari es, 31 unit televisi, serta penghargaan khusus bagi 24 desa yang telah melunasi PBB hingga September 2025.
Menariknya, seluruh hadiah tersebut tidak menggunakan dana APBD, melainkan dibiayai penuh oleh sponsor seperti Bank Indonesia, BJB, dan PDAM Tirta Galuh.
“Kami ingin menegaskan bahwa Ciamis komit meningkatkan PAD tanpa membebani APBD. Kolaborasi dengan sponsor adalah bukti keseriusan kami dalam mengoptimalkan pendapatan daerah,” ujar Aep.
Digitalisasi Bukan Sekadar Inovasi
Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa digitalisasi pajak bukan hanya inovasi, tetapi kebutuhan strategis.
Ia menyebut kemandirian fiskal sebagai fondasi pembangunan daerah.
Namun, kondisi PAD Ciamis saat ini masih jauh dibandingkan kota besar seperti Kota Bogor dan Bandung.
“PAD Ciamis baru mencapai Rp372 miliar per tahun, sementara Kota Bogor dan Bandung sudah menyentuh angka Rp6,9 triliun,” kata Herdiat.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar PAD Ciamis masih berasal dari BLUD RSUD Ciamis dan RSUD Kawali sebesar Rp208 miliar, yang seluruhnya harus kembali ke rumah sakit sehingga tidak bisa digunakan untuk pembangunan umum.
Herdiat juga menyoroti biaya penerangan jalan umum (PJU) yang mencapai Rp21 miliar per tahun, sehingga PAD yang benar-benar dapat dipakai untuk pembangunan tidak lebih dari Rp100 miliar.
“Karena itu, kita tidak bisa membangun tanpa dukungan dana yang memadai. Digitalisasi adalah jalan untuk mengejar ketertinggalan,” tegasnya.
Bupati memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang telah taat, para pemenang undian, serta instansi dan sponsor yang mendukung penuh kegiatan tersebut.
Ia berharap semangat kolaborasi ini semakin memperkuat upaya peningkatan PAD Ciamis.
“Alhamdulillah, meski kondisi keuangan tidak baik-baik saja, kami tetap optimis bisa memajukan Ciamis. Dengan kedisiplinan digital dan kerja keras seluruh OPD, insyaallah masa depan fiskal Ciamis akan lebih baik,” pungkasnya.














