Selain itu, tersedia juga musala, ruang sopir, gazebo untuk pertemuan kecil, serta ruang bersama.
Suasana asri dengan pepohonan turut menambah kenyamanan pengunjung.
Herdiat berharap kehadiran tempat ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan tempat istirahat nyaman saat dalam perjalanan jauh.
“Kita ingin pengunjung merasa nyaman, dan tidak ragu untuk berhenti. Apalagi kalau toiletnya bersih, orang pasti mampir,” tambahnya.
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen mengembangkan kawasan ini agar tidak hanya berfungsi sebagai rest area.
Akan tetapi juga sebagai destinasi wisata, pusat UMKM, dan ruang ekspresi seni lokal.














