Selain penguatan internal, Isa menempatkan pemberdayaan ekonomi sebagai prioritas utama.
“Kami telah mengoperasikan lima kios pangan dan mulai menggarap sektor pertanian,” ungkap Isa dengan penuh keyakinan.
Menurutnya, fokus ini bertujuan agar Pemuda Muhammadiyah Ciamis memiliki kemandirian ekonomi yang kuat sehingga kebermanfaatannya bisa langsung dirasakan oleh umat.
Strategi Kolaborasi Pentahelix
Lebih lanjut, Isa memaparkan strategi kolaborasi lima pilar atau pentahelix untuk memperluas dampak dakwah mereka:
Akademisi: Mengukuhkan citra kader Muhammadiyah yang intelek dan moderat.
Pebisnis: Membangun ekosistem bisnis yang menghubungkan produsen dengan konsumen.
Komunitas: Bersinergi dengan berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) demi memperkuat syiar dakwah.
Pemerintah: Memposisikan diri sebagai mitra kritis yang strategis dalam mengawal kebijakan daerah.
Media: Memanfaatkan platform digital agar pesan-pesan dakwah menembus batas ruang konvensional.
Pesan untuk Pengurus Baru
Sebagai penutup, Isa menitipkan pesan mendalam kepada rekan-rekan pengurusnya.
Ia menekankan bahwa dalam satu periode ke depan, setiap gerak langkah PDPM Ciamis harus berlandaskan pada tiga nilai utama: Religiusitas sebagai pondasi, Intelektualitas sebagai alat, dan Humanitas sebagai muara pengabdian.














