
Para diplomat tersebut bekerja keras menyelesaikan masalah hukum, melakukan pembebasan warga, hingga memfasilitasi kepulangan mereka ke rumah masing-masing.
Ke depan, Kementerian Luar Negeri berkomitmen memperkuat sistem peringatan dini dan digitalisasi layanan.
Pemulangan WNI Sepanjang 2025 bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh perwakilan RI dalam menghadapi berbagai situasi global yang semakin tidak menentu.
Fokus utama diplomasi Indonesia tetap pada memastikan rakyat merasa aman, sejahtera, dan terlindungi di manapun mereka berada.
Menlu memastikan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan upaya pelindungan WNI melalui berbagai cara, termasuk melalui penguatan kemitraan global dan meningkatkan kesiapsiagaan perwakilan RI menghadapi situasi tak terduga.
“Ke depan, Kementerian Luar Negeri akan terus memperkuat kemitraan, kesiapsiagaan perwakilan, sistem peringatan dini, dan juga digitalisasi layanan,” pungkasnya.














