banner 720x220
News  

Rapor Hijau Jawa Barat: Angka Kemiskinan dan Pengangguran Melandai

Sumber foto: Humas Pemprov Jabar
Sumber foto: Humas Pemprov Jabar

Tim di lapangan telah mengidentifikasi dan menyambungkan aliran listrik gratis bagi 76.123 rumah tangga tidak mampu di 1.367 desa.

​Geliat Lapangan Kerja

​Sektor ketenagakerjaan pun menunjukkan sinyal positif.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Barat melandai ke angka 6,66 persen, melampaui target semula yang dipatok di level 6,99 persen.

Artinya, terjadi penyerapan tenaga kerja yang lebih masif dibandingkan tahun 2024.

​Erwan menyebutkan bahwa mesin ekonomi di seluruh lapangan usaha mulai menderu kembali.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi motor utama dengan menyerap tambahan 0,10 juta pekerja.

Disusul oleh sektor pendidikan serta akomodasi dan kuliner yang turut menyumbang ruang kerja baru bagi puluhan ribu orang.

​Secara struktur, tiga sektor utama yang menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat adalah:

​1  Reparasi Mobil dan Motor: 22,44 persen.

​2. Industri Pengolahan: 18,61 persen.

​3. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan: 15,43 persen.

​Guna menjaga momentum ini, pemerintah terus memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Salah satunya lewat pelatihan intensif bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta penyaluran bantuan modal kepada 57 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk memastikan fakir miskin mampu mandiri secara ekonomi.

 

Sumber: Humas Pemprov Jabar

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *