“Pak Presiden sudah memerintahkan setiap SPPG memiliki alat rapid test. Alat ini digunakan untuk menguji makanan yang sudah dimasak sebelum diedarkan,” tegasnya.
Dadan menyebut, Polri menjadi salah satu pihak yang lebih dulu menerapkan standar ini di dapur SPPG mereka.
Dengan adanya alat tersebut, makanan yang akan dibagikan ke siswa bisa lebih terjamin aman.
“Ini sudah dilakukan di SPPG yang dibangun Polri. Rapid test dipakai untuk menguji makanan yang sudah dimasak sebelum disalurkan,” kata Dadan.
Pemerintah berharap penerapan rapid test di seluruh dapur SPPG dapat menekan potensi keracunan massal.
Khususnya pada program MBG sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas makanan bergizi yang diberikan.














