banner 720x220
News  

Puskesos Desa Aktif Kembali: Urusan Bansos hingga Masalah Keluarga Dilayani

Seluruh masyarakat di tingkat desa bisa mengadukan berbagai hal yang dihadapi, apakah soal anak yang tidak bisa ditebus ijazahnya, belum mendapat pekerjaan, atau merasa belum menerima bansos. Semua bisa masuk lewat Puskesos

Puskesos Desa diaktifkan lagi Mensos RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), (sumber foto: Kemensos RI)
Puskesos Desa diaktifkan lagi Mensos RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), (sumber foto: Kemensos RI)

Ia juga menambahkan peran aktif masyarakat, mulai dari aplikasi Cek Bansos, SIKS-NG, hingga layanan Command Center 171, sebagai bagian dari ekosistem pemutakhiran data yang lebih terbuka.

Dukungan Daerah Menguat

Sekda Jabar Herman Suryatman menyambut baik langkah Kemensos.

Ia menilai bahwa penguatan Puskesos dan perbaikan data akan memberikan efek domino pada kualitas pembangunan.

“Good data, good decision, good result. Data yang bagus akan menghantarkan kita membuat keputusan yang bagus dan hasilnya pun bagus,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabupaten Kuningan menjadi contoh daerah yang merasakan manfaat reformasi data.

Kepala Dinas Sosial Kuningan, Toto Toharuddin, menyebut angka kemiskinan di wilayahnya menurun signifikan setelah peralihan dari DTKS ke DTSEN.

“Kuningan saat ini angka kemiskinannya turunnya cukup signifikan. Mudah-mudahan langkah itu terus diperkuat,” ujarnya.

Penegasan Arah Kebijakan

Melalui pengaktifan kembali Puskesos desa, pemerintah berharap pemutakhiran data tidak lagi tersentralisasi di daerah, melainkan benar-benar bergerak dari titik terdekat dengan warga.

Dengan jalur aduan yang lebih mudah, petugas desa yang lebih aktif, serta sistem yang lebih konsisten.

DTSEN ditargetkan menjadi basis data paling akurat untuk menentukan kebijakan kesejahteraan sosial di Indonesia.

 

Sumber: Kemensos RI

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *