Mereka semakin berani menekan dan memegang kendali permainan. Tekanan itu akhirnya berbuah manis menjelang babak pertama berakhir.
Pada menit ke-44, Shandy kembali menunjukkan ketajamannya dan mencetak gol kedua untuk membawa PSGC berbalik unggul 2-1.
Babak Kedua: Amankan Kemenangan, Tambah Satu Gol Lagi
Memasuki babak kedua, Tri Brata Raflesia mencoba keluar dari tekanan. Mereka bermain lebih ofensif demi mengejar ketertinggalan.
Sejumlah peluang berhasil mereka ciptakan, tetapi penyelesaian akhirnya masih belum maksimal.
Justru PSGC yang kembali memanfaatkan momentum. Pada menit ke-67, Denia sukses menuntaskan peluang matang dan mencetak gol ketiga bagi Laskar Singacala.
Skor pun berubah menjadi 3-1 dan membuat mental Tri Brata kian merosot.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tidak berubah. PSGC menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan dan performa yang jauh lebih hidup dibanding dua laga sebelumnya.
Naik ke Peringkat Dua, Modal Positif untuk Laga Selanjutnya
Kemenangan ini membawa PSGC Ciamis merangsek naik ke posisi kedua Grup B dengan koleksi 5 poin dari tiga laga.
Tambahan tiga poin ini juga menjadi modal penting bagi Laskar Singacala untuk menjaga asa lolos dari fase grup dan melanjutkan tren positif mereka di pertandingan pekan berikutnya.
PSGC kembali menunjukkan bahwa mereka bukan hanya kuat secara mental, tetapi juga mampu bangkit dan mengontrol pertandingan saat dibutuhkan.
Laskar Singacala hidup lagi. Kini, perjalanan menuju puncak klasemen semakin terbuka.














