PSGC masih kesulitan mengembangkan permainan di awal paruh kedua. Sejumlah kesalahan passing kembali terjadi dan membuat mereka sulit keluar dari tekanan lawan.
Memasuki 10 menit awal babak kedua, PSGC perlahan mulai menemukan ritme.
Mereka berhasil menciptakan peluang melalui serangan balik cepat serta situasi bola mati.
Pada menit ke-64, Perserang sempat bersorak setelah mencetak gol lewat skema tendangan bebas.
Namun, wasit menganulir gol tersebut karena pemain Perserang lebih dulu berada dalam posisi offside.
Keputusan itu justru menjadi momentum kebangkitan PSGC.
Mereka tampil lebih agresif dan beberapa kali mengancam gawang Perserang melalui tendangan penjuru.
Perserang tetap memberikan perlawanan. Peluang emas mereka hadir pada menit ke-75 lewat umpan silang yang disambut sundulan keras, namun bola masih melebar dari sasaran.
Menjelang akhir pertandingan, Perserang terus menekan pertahanan PSGC.
Bahkan, hampir tercipta gol spektakuler dari tendangan jarak jauh saat kiper PSGC keluar dari sarangnya, namun bola masih berhasil ditepis.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor kacamata 0-0 tidak berubah. PSGC Ciamis dan Perserang Serang harus puas berbagi satu poin pada laga pembuka putaran kedua Liga Nusantara Nasional.














