Di bawah langit Solo, ia memimpin pembacaan surah Al-Fatihah sebagai bentuk syukur kepada Sang Pencipta.
Suasana seketika berubah menjadi khidmat saat Herdiat melakukan sujud syukur tepat di atas rumput Stadion Sriwedari.
Pemimpin Ciamis itu tak kuasa membendung air mata harunya.
Aksi tersebut diikuti secara serentak oleh seluruh pemain dan ofisial, menciptakan momen syahdu yang menggetarkan siapa pun yang melihatnya.
Momen ini menjadi simbol tuntasnya penantian panjang masyarakat Ciamis.
PSGC tidak hanya membawa pulang predikat juara ketiga Liga Nusantara, PSGC Ciamis Lolos Liga 2.
Sekaligus membawa pulang kehormatan untuk kembali bersaing di kasta kedua sepak bola Indonesia.














