Berulang kali gawang PSGC terancam, namun kiper M. Ridho tampil gemilang di bawah mistar dengan melakukan sejumlah penyelamatan krusial.
Gempuran bertubi-tubi Persiba akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72.
Sandi Arta mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan maut hasil sepak pojok. Kedudukan kembali imbang 2-2 dan bertahan hingga waktu normal usai.
Drama Adu Penalti: Tangan Dingin M. Ridho Jadi Kunci
Laga berlanjut ke babak tambahan waktu (extra time).
Di fase ini, stamina kedua tim terlihat terkuras habis akibat cuaca buruk. Banyak pemain bertumbangan karena kram, sehingga alur serangan mulai melambat.
Karena tak ada gol tambahan, pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, Dewi Fortuna lebih berpihak pada Laskar Galuh:
Persiba Bantul: Penendang pertama (Restu Agung) membentur mistar, sementara tendangan sang kapten berhasil ditepis dengan gemilang oleh M. Ridho.
PSGC Ciamis: Empat eksekutor PSGC Robi Gerson, Sahih Elang, M. Fikram, dan Ganjar Kurniawan menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Skor adu penalti berakhir 4-2 untuk kemenangan PSGC Ciamis.
Hasil ini tidak hanya menempatkan PSGC sebagai juara ketiga Liga Nusantara 2025-2026, tetapi yang terpenting: PSGC Ciamis resmi promosi ke Liga 2 musim depan!














