Bahlil mengungkapkan bahwa satuan tugas telah ditugaskan untuk melakukan investigasi menyeluruh.
“Sampai dengan sekarang kita tunggu laporan dari tim. Tapi siapa pun yang melanggar… tetap akan diproses secara umum,” tegasnya.
Pernyataan ini menandakan bahwa pemerintah mulai menaruh perhatian serius pada tata kelola pertambangan yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.
Presiden ingin memastikan bahwa praktik tambang ilegal tidak lagi dibiarkan, bahkan jika melibatkan pihak berpengaruh.
Arahan Presiden: Tegakkan Aturan, Jangan Pandang Bulu
Di hadapan Presiden, Bahlil mendapat instruksi tegas: penegakan aturan di sektor pertambangan tidak boleh kompromi.
Pemerintah ingin menghapus kecenderungan sektor tambang menjadi ruang yang penuh dispensasi dan permainan izin.
“Arahan Bapak Presiden adalah tegakkan aturan. Jangan pandang bulu karena negara tidak boleh kalah dari hal-hal yang melanggar,” ungkap Bahlil.
Instruksi ini sekaligus menguatkan sinyal bahwa pemerintahan Prabowo mendorong tata kelola energi dan pertambangan yang lebih transparan, bersih, dan berkeadilan.
Sumber: Sekretariat Kepresidenan RI














