Selain itu, sebuah truk berat listrik (electric heavy duty truck) milik PT Semen Indonesia Logistik turut dipamerkan.
Sebagai bukti bahwa tenaga baterai kini sanggup memikul beban industri berat.
Selama peninjauan, dua petinggi VKTR, Komisaris Utama Anindya Novyan Bakrie dan Presiden Direktur Anindra Ardiansyah Bakrie, mendampingi sang Presiden.
Sambil berjalan, keduanya menjelaskan secara detail perkembangan teknologi terbaru serta proyeksi kapasitas produksi pabrik yang digadang-gadang mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.
Seremoni dan Peresmian
Setelah puas memantau dapur produksi, barulah Presiden menuju pusat acara.
Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, diikuti dengan doa dan pemaparan visi perusahaan melalui video peluncuran.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kemandirian industri otomotif berbasis listrik.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 9 April 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik VKTR,” tegasnya.
Suara sirine yang ditekan Presiden menggema di seluruh area pabrik, disusul dengan goresan pena di atas prasasti sebagai simbol legalitas beroperasinya fasilitas tersebut.
Peresmian ini menjadi babak baru bagi Magelang, yang kini tak hanya dikenal dengan Borobudur, tetapi juga sebagai pusat perakitan teknologi masa depan.














