”Saya ingin kedisiplinan itu lahir dari kesadaran diri sendiri, bukan karena paksaan atau ancaman sanksi. Kedisiplinan waktu dan profesionalitas harus menjadi budaya kerja baru saudara-saudara sekalian,” tegas Bupati Herdiat di hadapan ribuan peserta yang mengenakan seragam Korpri lengkap.
Integritas dan Sorotan Terhadap Masalah Sosial ASN
Selain urusan kerja, Bupati juga menyoroti aspek moral dan kehidupan sosial.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas terhadap pimpinan dan pemerintah daerah.
Secara khusus, Herdiat menyinggung fenomena tingginya angka pengajuan perceraian di kalangan ASN yang kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Ia meminta para ASN baru untuk menjaga etika, sikap, serta keharmonisan rumah tangga.
PPPK Paruh Waktu Ciamis dan Tantangan Defisit APBD Rp150 Miliar
Menutup sambutannya, Bupati secara transparan membeberkan kondisi keuangan daerah yang saat ini tengah mengalami defisit anggaran sekitar Rp150 miliar.
Ia mengajak seluruh ASN untuk melakukan efisiensi dan menahan diri dalam penggunaan anggaran.
Serta memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Meski dalam kondisi ekonomi yang sulit, Bupati menjamin bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen penuh untuk melindungi dan memperhatikan kesejahteraan para ASN yang bekerja dengan jujur, berintegritas, dan penuh dedikasi.
Dengan tuntasnya penyerahan 3.554 SK ini, diharapkan pelayanan publik di Tatar Galuh semakin optimal dan membawa semangat baru bagi kemajuan Kabupaten Ciamis ke depan.














