Proses pemadanan data antara pusat dan daerah berjalan lambat, membuat sejumlah wilayah belum bisa menyalurkan bantuan secara penuh.
Pemerintah mengklaim tengah mempercepat sinkronisasi melalui sistem SIKS-NG dan memperkuat koordinasi dengan mitra penyalur seperti PT Pos dan Bank Himbara.
Namun demikian, proses tersebut tetap membutuhkan waktu.
Harus Aktif Cek Status
Bagi KPM yang terdampak pemblokiran, pemerintah menganjurkan agar mereka aktif memeriksa status bantuan melalui aplikasi dan situs resmi.
Koordinasi dengan pendamping sosial, pemerintah desa, atau langsung ke dinas sosial setempat juga sangat disarankan.
Setelah verifikasi ulang dinyatakan valid, dana bantuan akan dicairkan langsung ke rekening masing-masing penerima.
Beberapa daerah telah memulai pencairan bansos tahap 2, namun mayoritas masih menunggu hasil klarifikasi dari pusat.
Komitmen Pemerintah Diuji
Kondisi ini menjadi ujian besar bagi pemerintah dalam membuktikan komitmen terhadap program perlindungan sosial.
Transparansi memang penting, tetapi kecepatan dan ketepatan dalam menyalurkan bantuan juga tidak bisa diabaikan.
Pemerintah menyatakan akan terus mengevaluasi sistem bansos dan memperbaiki koordinasi lintas lembaga agar distribusi berikutnya bisa berjalan lebih efisien dan tepat sasaran.














