Melalui kegiatan ini, Polsek Rajadesa mendorong peran aktif santri dalam menjaga kamtibmas.
Mereka diimbau segera melapor kepada Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas, atau Polsek bila menemukan gangguan keamanan.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Rajadesa IPTU Radius Windhu Astono menegaskan, binluh pesantren menjadi strategi persuasif Polri membangun kesadaran hukum generasi muda.
“Santri memiliki peran strategis menangkal pengaruh negatif sekaligus menjaga ketertiban lingkungan,” kata dia.
Oleh karena itu, pendekatan dialogis dinilai efektif menumbuhkan tanggung jawab sosial sejak usia dini.
Sementara itu, pihak pesantren menyambut positif kegiatan tersebut.
Kehadiran kepolisian dinilai menambah wawasan santri tentang potensi gangguan keamanan serta cara bijak menyikapinya dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat sekitar turut mengapresiasi langkah Polsek Rajadesa.
Pembinaan ini dinilai mencerminkan kepedulian Polri dalam membentuk generasi muda yang disiplin, sadar hukum, dan berkarakter kuat.














