“Gotong royong ini penting. Selain mempercepat pemulihan, kegiatan semacam ini memperkuat kebersamaan antara masyarakat dan aparat,” ujarnya.
Sementara itu, warga sekitar mengaku lega setelah akses jalan kembali terbuka.
Mereka berharap pemerintah desa segera memperbaiki bagian tebing yang rawan longsor.
“Kami berterima kasih karena cepat dibantu. Tapi kami juga khawatir kalau hujan besar turun lagi,” kata salah seorang warga.
Hingga Rabu pagi, situasi di lokasi telah berangsur normal. Jalur penghubung dua dusun kembali bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.
Pemerintah desa bersama Polsek Cihaurbeuti masih memantau kondisi tanah di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah longsor susulan saat intensitas hujan meningkat.














