banner 720x220

Warga dan SPBU Berdamai, Polsek Banjarsari Terapkan Restorative Justice

Kedua pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, sementara kesepakatan damai ini dinyatakan sah dan menjadi acuan bila ada pihak lain yang mencoba memperkeruh situasi.

Kapolsek Banjarsari Polres Ciamis AKP Rahmad Fanani menegaskan, langkah ini menunjukkan komitmen Polri dalam mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

“Kami ingin setiap persoalan diselesaikan dengan cara dialog, bukan konfrontasi. Polri hadir sebagai penengah agar masalah tidak berkembang menjadi konflik,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., mengapresiasi langkah cepat jajarannya.

Ia menilai mediasi tersebut mencerminkan semangat Polri menjaga stabilitas keamanan dengan mengedepankan kearifan lokal.

“Polsek Banjarsari telah bertindak bijak. Pendekatan musyawarah seperti ini membangun kepercayaan masyarakat dan memperkuat kemitraan dengan Polri,” katanya.

Masyarakat Memberikan Tanggapan Positif.

Warga menilai, kehadiran Polsek Banjarsari sebagai penengah menunjukkan sikap profesional, empati, dan solutif dalam menjaga ketertiban.

Langkah itu juga dinilai mampu mencegah konflik dan mempererat hubungan antarwarga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Banjarsari tetap aman dan kondusif.

Melalui penyelesaian yang humanis, Polsek Banjarsari menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan menjunjung tinggi asas keadilan dan kemanusiaan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *