Tak berhenti di situ, polisi kemudian menangkap empat orang lainnya yang berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan. Mereka adalah SG, BD, FH, dan ADP. Terakhir, satu tersangka buron berinisial IM juga berhasil diamankan, sehingga total tersangka dalam kasus ini berjumlah delapan orang.
Prancis dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Keamanan
Atase Kepolisian Prancis, Chassot, menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini menjadi bukti pentingnya kerja sama antara aparat keamanan kedua negara.
“Keamanan warga negara Prancis adalah prioritas bagi kami. Kami mengapresiasi kerja sama yang sangat baik antara kepolisian Indonesia dan korban,” ujar Chassot.
Selain itu, ia juga menyoroti hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis di kawasan Indo-Pasifik. Menurutnya, kedua negara memiliki visi yang sama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global.
“Kami memiliki tujuan yang sama, yaitu memajukan perdamaian dan stabilitas. Oleh karena itu, kami akan terus melanjutkan kemitraan, khususnya di bidang keamanan,” tutupnya.
Keberhasilan Polri dalam mengungkap kasus ini tidak hanya menunjukkan profesionalisme aparat penegak hukum, tetapi juga memperkuat citra positif Indonesia dalam menjaga keamanan warga asing di tanah air.***














