Beberapa lainnya sempat melarikan diri. Polisi juga menyita sejumlah botol miras dan sisa obat-obatan terlarang dari lokasi kejadian.
“Semua remaja yang terjaring langsung kami data dan diberikan pembinaan. Tujuannya agar mereka sadar dan tidak mengulangi perbuatannya,” tambahnya.
Kompol Wahyu menegaskan, patroli KRYD akan terus digelar rutin.
Fokus pengawasan mencakup Jalan Lingkar Utara dan area rawan lain yang kerap dijadikan tempat balapan liar dan nongkrong geng motor.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar razia malam biasa, tetapi langkah strategis untuk mencegah gangguan kamtibmas sejak dini.
Selain memberikan rasa aman, patroli juga bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat agar ikut menjaga lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat lebih peduli. Bila melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke polisi,” tegas Kompol Wahyu.
Dengan patroli rutin dan penindakan tegas, Polres Tasikmalaya Kota ingin memastikan situasi wilayah tetap kondusif, bebas dari aksi kriminal, serta aman bagi seluruh warga.














